Penghargaan WTP Menjadi Rujukan Untuk Menetapkan Anggaran Daerah

-Tanjung Selor-

Walaupun sebagai provinsi termuda di Indonesia, tetapi Kalimantan Utara (Kaltara) patut mendapatkan apresiasi. Sebab, pada kesempatan yang diberikan untuk kedua kalinya provinsi ke-34 ini menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI. WTP tersebut disematkan pada Rapat Paripurna Istimewa Ke- 7 Masa Persidangan II Tahun 2016 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Jumat (17/6).

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kaltara Marthen Sablon SH mengungkapkan, di momen yang berbahagia sekaligus membanggakan tersebut, dirinya sedikit menjelaskan sesuai Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 pasal 17 ayat 2. “Jadi sesuai ketentuan perundang-udangan, Kepala BPK RI memberikan hasil laporan keuangan daerah, kepada Gubernur dan DPRD Kaltara sesuai tanggal yang ditentukan,” kata Marthen Sablon saat membuka sidang, Jumat (17/6).

Selain itu, dia juga menjelaskan, hasil laporan keuangan yang diserahkan tersebut dilakukan dengan tujuan sebagai bahan fungsi pengawasan maupun fungsi anggaran dan penetapan pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kaltara. “Ini dapat manjadikan bahan kajian pemprov dan DPRD ke depannya,” ujar Marthen Sablon. Lanjut dikatakannya, setelah diserahkannya seluruh laporan keuangan daerah, apabila masih terdapat program yang masih belum bersentuhan dengan kepentingan bersama maka akan menjadi rujukan bagi pemerintah dan DPRD untuk menyamakan program-program yang ada.

“Nah, pada kesempatan ini, mari kita samakan presepsi terhadap kegiatan yang menjadi perhatian kita semua dalam setahun,” ajak Marthen. Dengan raihan opini terbaik ini, kata Marthen, jangan menjadikan pemerintah cepat puas. Sebab, prestasi ini menjadi pedoman dan semangat yang kuat untuk mejalankan roda keuangan pemerintahan. “Laporan ini, menjadi bahan kejadian Pemprov dan DPRD Kaltara. Dan ke depannya ini dapat dijadikan data oleh lengkap keuangan di pemerintahan,” harapnya.

Lanjut dikatakannya, dirinya selaku pimpinan dan segenap anggota dewan beserta masyarakat Kalimantan Utara menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya. “Ini adalah kerja keras yang cerdas berprestasi dan membanggakan,” pungkas Marthen.

Sumber Berita: http://kaltara.prokal.co| 23 Juni 2016