Proyek Kantor Bupati dan DPRD Tana Tidung Alami Deviasi

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi beberapa pekan terakhir menjadi salah satunya penyebab terjadinya keterlambatan atau deviasi pembangunan kantor bupati dan DPRD Tana Tidung di kawasan pusat pemerintahan (Puspem) Tana Tidung.

Hal itu diakui Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali setelah melihat langsung progres pembangunan kantor bupati dan DPRD Tana Tidung baru baru ini. Bupati mengatakan, deviasi terjadi karena kondisi cuaca dan lainnya sehingga proses pembangunan kedua kantor pusat pemerintahan itu mengalami hambatan.

“Deviasi ini kan, seharusnya di bulan sekian, progresnya sekian persen, tapi belum capai target tersebut. Itu lah yang terjadi sekarang pembangunan kantor bupati dan DPRD Tana Tidung, yang disebabkan karena cuaca dan lain lain,” ungkap Ibrahim Ali.

Karena itu, pihak kontraktor harus didorong untuk mengejar keterlambatan tersebut sehingga target 60-70 persen tahun ini bisa terealisasi.
“Kita terus coba kejar deviasi ini,” ujar Ibrahim Ali.

Sesuai dengan kontrak proyek menggunakan pola tahun jamak atau multiyears , maka pembangunan kantor Bupati dan DPRD Tana Tidung ditargetkan rampung 100 persen pada 2024 mendatang.

“Insyaallah, tahun 2024 rampung 100 persen sesuai dengan kontrak,” harap Ibrahim Ali.
Untuk masalah lahan dan lainnya, orang nomor satu di Pemkab Tana Tidung ini menyarankan langsung ke tim Satgas.

Info terakhir, Bupati mengatakan, hasil verifikasi dan validasi pemilik tanam tumbuh di kawasan puspem telah diumumkan dan diberikan masa sanggah selama 7 hari.
“Untuk detailnya, supaya tidak salah bicara bupati, sesuai regulasi tanya ke PU dulu,” tutupnya.(ana)

Sumber: https://kaltara.prokal.co